Hanya satu, alasan karena.

Damai hari ini, mengiringi gerak langkah jari jemariku untuk menuliskan segala hal yang singgah dalam pikiran dan mengganggu hati ini. Astaghfirullah… cukuplah hanya Allah kecintaanku saat ini, sebelum DIA mempertemukan dan menyatukan kita dalam sebuah silaturrahim yang dihalalkan_Nya.

Untuk orang yang mempunyai rasa cinta. Cinta adalah fitrah dari sang pencipta. Jangan kau hilangkan rasa itu dengan membiarkan kebencian singgah dalam hatimu. Jangan kau ekspresikan cinta itu berlebihan sehingga Engkau melupakan sang pemberi cinta. Naudzubillah…

Kita hanyalah manusia biasa yang mempunyai banyak kekurangan di hadapan Allah, adapun kelebihan yang kita miliki cukuplah kita syukuri dengan tidak menyombongkan diri merendahkan orang lain. Karena merekapun mempunyai kelebihan yang tidak kau punya. Allah swt Maha adil, tak ada yang bisa menyaingi segala penciptaan_Nya. Syukurilah cinta dengan selalu bermunajjah kepada_Nya.



Cinta kepada lawan jenis???
Kawan, yang hatinya memiliki rasa cinta kepada sesama, yang hatinya memiliki rasa cinta kepada lawan jenis. Cukuplah hanya satu alasan kamu mengungkapkan rasa cinta itu. “ aku mencintaimu karena Allah”, bukan “ aku mencintaimu karena kelebihan, harta, ketampanan, kecantikan, dll. Yang sifatnya muncul dari nafsu ingin memiliki karena hal duniawi”. Cukuplah “ hanya satu, alasan karena”.

Kawan, akupun mempunyai rasa cinta yang juga kamu miliki. Akupun mencintai seorang yang telah Allah pertemukan denganku, aku hanyalah manusia lemah, aku berlindung kepada-NYa karena hanya kepeda-Nyalah aku kembali. Semoga Allah ‘menyesatkan saya dari jalan maksiat menuju jalan lurus dan terang benderang yang telah Allah Ridhoi’. Dari sinilah Aku merasakan Nikmat cinta dari-Nya.
Kawan, pernah aku mendengarkan ceramah agama yang disiarkan di radio yaitu tentang cinta. Yang aku ingat adalah “ jika seseorang mencintai karena Allah, maka cintanya tidak akan mengenal tuntutan”. Atau kalau aku simpulkan “cinta itu tidak menuntut”.

Seorang yang mencintai karena Allah, dia tidak akan menuntut apa yang telah dia berikan kepada orang yang dicinta. Perhatian, kasih sayang, dan lain sebagainya yang telah dia berikan kepada orang yang dicinta, walaupun tak terbalas, tidaklah dia menuntunya. Dia akan tanamkan dalam hatinya, apapun yang aku lakukan dan aku berikan semuanya karena aku ingin menjaga tali silaturrahim ku dan mengharapkan keridhoan-Nya. Aku tanamkan dalam hati ini untuk orang yang aku kagumi karena Allah “ karena, maka” dan “ walaupun, tapi”.

Komentar

  1. Terimakasih kawan semoga tulisan mu bermanfaat dan semoga mampu membuat kawan yang lain lebih menyadari bahwa cinta yang abadi adalah cinta karena Allah, karena ketika kita mencintai sesuatu karena_Nya maka kita tidak akan merasa kecewa, satu langkah kita mendekat pada_Nya maka DIA akan berlari mendekati ku,,,,

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Day 10, game level 3 : ekspresi wajah

Game lavel 2: Masih melatih aku bisa makan sendiri

Game level 1 day 7, komunikasi produktif dengan anak